Saraf motorik anak merupakan salah satu jenis perkembangan yang harus diperhatikan dalam tumbuh kembang si buah hati. Hal tersebut penting karena perkembangan saraf motorik anak berkaitan erat dengan kemampuannya untuk bergerak dan berjalan.

Untuk memaksimalkan perkembangan saraf motorik anak, ada beberapa cara menstimulasi motorik anak yang penting dilakukan oleh bunda. Adapun beberapa caranya dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini!

Cara Menstimulasi Motorik Anak

Rajin – rajinlah melakukan tummy time

Moment tummy time merupakan suatu moment dimana si kecil tengkurap atau bertumpu pada perutnya sembari melakukan berbagai hal yang ia suka. Kegiatan ini selain dapat merangsang kemampuan motorik si kecil, juga dapat memperkuat otot leher dan punggung si kecil.

Agar bunda dapat membantu stimulasi tummy time dan agar si kecil tidak merasa terpaksa dan lebih happy melakukannya, bunda dapat tidur tengkurap dan kemudian memegang mainan si kecil sambil mengeluarkan suara yang menarik perhatiannya. Hal ini penting bertujuan agar perhatian si kecil terarah pada bunda dan ia mau melakukan tummy time dengan senang hati. Cara ini bisa bunda terapkan setidaknya 1 sampai dengan 2 menit dalam satu sesi.

Bermain bola

Untuk cara menstimulasi motorik anak yang kedua ini juga sangat bermanfaat sebagai stimulus cara agar anak cepat jalan. Anda harus tahu bunda bahwa salah satu hal yang dapat mempercepat kemampuan anak untuk berjalan selain kesiapan tulang – tulangnya adalah kemampuan motoriknya.

Oleh karena itu mengasah kemampuan motorik anak agar ia bisa lebih cepat berjalan perlu diperhatikan. Coba gulirkan bola yang berukuran sedang pada anak dan amati keterampilannya untuk menangkap atau paling tidak menyambut kedatangan bola tersebut.

Awalnya mungkin ia hanya terlihat seperti menepuk bola yang digulirkan kepada mereka. Namun kalau hal ini dilakukan secara berulang – ulang bukan tidak mungkin anak akan berusaha mendorong balik bola tersebut.

Bermain balok

Selain bermain bola, salah satu mainan yang juga sangat membantu dalam menstimulasi saraf dan sensor motorik anak adalah bermain balok. Bunda dapat memberikan si kecil mainan balok dan minta si kecil untuk menyusun balok tersebut menjadi suatu menara, rumah atau menyusun apapun sesuai dengan kreativitas buah hati Anda.

Bermain memberi dan menerima

Untuk memulai permainan ini, bunda harus menggunakan suatu alat atau benda yang dapat digenggam oleh si kecil. Setelah bunda menemukan benda yang dapat digenggam si kecil, bunda dapat menarik atau mengambil benda yang diberikan dengan lembut.

Nantinya si kecil akan memberikan respon entah memberikannya atau tidak. Ketika si kecil tidak memberikannya, bunda bisa memintanya atau mencoba menarik benda tersebut dari tangan si kecil secara perlahan. Nah, aktivitas ini sangat membantu dalam membentuk otot ketika si kecil berusaha menolak memberikannya ketika sedang Anda minta.

Latih jari anak dengan memberikan camilan

Selain memenuhi kebutuhan gizi si kecil, makanan ringan dan juga camilan sangat baik dalam melatih kemampuan motorik si kecil. Akan tetapi yang Anda harus ingat bahwa dalam memberikan camilan pastikan Anda memberikan camilan yang sehat. Hal ini penting karena camilan yang sehat selain kaya nutrisinya juga dapat membantu gigi geraham bungsu tumbuh lebih baik lagi.

Anda bisa memberikan berbagai jenis buah yang kaya nutrisi namun tidak terlalu keras teksturnya seperti halnya buah strawberry, buah jeruk, buah kiwi, buah pir yang telah diiris kecil dan sebagainya.

Ajarilah si kecil untuk berjalan

Bunda harus paham beberapa waktu atau moment si kecil untuk mulai belajar. Tahapan belajar untuk menstimulasi motorik si kecil sebagai berikut:

  • Usia 4 bulan, belajar duduk
  • Usia 6 sampai 10 bulan, belajar merangkak
  • Usia 8 bulan, belajar mengangkat tubuhnya
  • Usia 9 sampai 10 bulan, belajar berjalan perlahan – lahan.

Semua moment tersebut merupakan tahapan menstimulasi motorik anak sebagai cara agar anak cepat berjalan yang bunda bisa lakukan. Lama – lama si kecil akan mahir dan fasih berjalan bahkan tidak hanya jarak dekat melainkan juga untuk jarak jauh. Ikuti saja perkembangannya bunda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *