Fungsi dan cara menggunakan desikator dapat ditemui ketika berhubungan dengan laboratorium. Hal ini dikarenakan desikator merupakan alat yang kerap dipakai guna melenyapkan kadar air dalam suatu sampel.

Seperti yang kita ketahui, di dalam laboratorium terdapat ratusan alat dan bahan yang bisa berbahaya jika kita tidak memperlakukannya dengan benar. Alat penguji serta bahan uji memiliki fungsi serta cara masing-masing yang harus dipahami sebelum digunakan.

Mengetahui Fungsi dan Cara Menggunakan Desikator

Artikel ini disponsori oleh Alat Laboratorium

  • Kegunaan Desikator

Desikator adalah wadah kedap udara yang mempertahankan kelembaban rendah atmosfer melalui penggunaan zat pengering yang sesuai yang diletakkan di bagian bawah desikator.

Benda ini digunakan baik untuk pendinginan benda yang sebelumnya dipanaskan atau untuk penyimpanan benda kering yang tidak boleh terkena kelembaban yang biasanya ada di atmosfer.

  • Cara Membuka Desikator

Untuk membuka desikator, geser tutupnya dengan lembut dan jangan mengangkat tutupnya. Jika Anda merasakan atau mendengar gesekan logam saat Anda membuka tutupnya, maka alat tersebut membutuhkan pelumas.

Anda dapat menggunakan petroleum jelly maupun minyak untuk mengurangi gesekan. Gosokkan minyak di sekitar permukaan datar tutupnya.

  • Penggunaan Desikator

Setelah membuka tutup desikator, Anda dapat meletakkan sampel uji ke dalamnya. Pastikan bahwa silica gel yang ada di dalam desikator masih berfungsi dengan bagus.

Setelah meletakkan sampel, segera tutup desikator. Caranya adalah dengan meletakkan tutup sebagian di atas dan geser ke arah sebaliknya dari saat dibuka.

Pastikan desikator benar-benar tertutup dan kemudian putar tutup dengan lembut di kedua arah.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan Desikator

  • Silica Gel

Jika Anda menggunakan desikator manual, maka Anda harus memperhatikan silica gel yang ada di dalam desikator. Silica gel ini sangat penting sebagai penyerap kelembaban di dalam desikator.

Tanda bahwa silica gel masih bisa digunakan adalah tidak terlihat lembab dan basah, juga tidak berwarna kuning. Apabila gel silika sudah menunjukkan indikasi basah ataupun berubah warna, Anda dapat menggantinya dengan yang baru.

Atau Anda juga dapat memanaskannya dalam oven selama 1 menit untuk membuatnya berfungsi kembali.

  • Bahan Uji

Benda yang dapat terbakar atau benda yang sangat panas harus didinginkan selama sekitar satu menit sebelum dimasukkan ke dalam desikator.

Dalam beberapa kasus, tutup desikator harus sedikit terbuka selama 30 detik sebelum menutup sepenuhnya. Ini untuk mencegah vakum parsial terbentuk saat udara panas mendingin.

Jika hal seperti itu terbentuk mungkin nantinya akan menjadi sangat sulit untuk melepaskan tutupnya tanpa mengganggu sampel di dalamnya. Sampel kering harus tetap dalam desikator setidaknya 5 menit sebelum ditimbang.

Fungsi dan cara menggunakan desikator sangatlah mudah. Namun, untuk menghindari kesalahan, ada baiknya untuk selalu melakukan perawatan pasca penggunaan dan juga mematuhi prosedur pemakaian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *