Salah satu bukti kekayaan Indonesia adalah kain tradisional yang dimiliki setiap daerah, dimana setiap daerahnya pun memiliki khasnya sendiri. Dengan banyaknya kain khas tradisional Indonesia, sudahkah Anda mengoleksi salah satu saja diantaranya?

Berikut ini 3 kain adat khas budaya Indonesia yang mampu membuat Anda tampil bangga dan percaya diri saat mengenakannya:

Kain Tenun Dayak

Salah satu kain yang paling terkenal di Indonesia adalah kain tenun khas Dayak yang memiliki karakteristik khas dan unik. Bahkan, saking khasnya kain tenun Dayak, proses pembuatannya bisa membutuhkan waktu sampai 3 bulan.

kain kebat tenun khas suku dayak
kain kebat tenun khas suku dayak

Untuk cara pembuatannya, tentu masih menggunakan cara tradisional, yakni menggunakan alat bernama Gedok. Sedangkan pewarnaannya pun masih menggunakan bahan pewarna alami. Tak heran memang, dengan cara pembuatan yang masih khas dan tradisional kain ini banyak diminati meski harganya tak murah.

Sedangkan untuk motifnya sendiri, biasanya menonjolkan motif flora dan fauna yang ada di kawasan sekitar. Sehingga tak heran jika ciri khas Pulau Kalimantan sangat terlihat dari motif kain tenun.

Disamping itu, beberapa tenun Dayak yang pasti umum Anda temukan seperti Songket dengan motif garis tegas dan besar, Kebat dengan motif simetris atau alam, Sidan dengan warna cerah nan terang.

Kain Sasirangan

Kain khas tradisional Indonesia yang tak kalah populer bahkan hingga mancanegara adalah kain Sasirangan yang dibuat suku Banjar, Kalimantan Selatan. Nama kain Sasirangan sendiri berasal dari kata Sirang yang artinya dijahit menggunakan tangan, serta dijulurkan benangnya.  Sedangkan untuk bahan dasar kainnya menggunakan kain mori atau katun, yang kemudian digambar dengan berbagai motif khas.

Toko Penjual Baju dari Kain Sasirangan Kalimantan Selatan
Toko Penjual Baju dari Kain Sasirangan Kalimantan Selatan

Salah satu keunikan yang ditampilkan dari kain Sasirangan ini adalah, motif khasnya yang berupa budaya dan alam Kalimantan. Bahkan, saking beragamnya motif yang dibuat dalam kain tradisional Indonesia ini, setidaknya Anda bisa menemukan hingga 30 motif.

Beberapa motif yang bisa Anda temui yakni, kulat ka rikit, bayam raja, daun taruju, naga balimbur, dan masih banyak lagi lainnya. Sedangkan untuk sentra pembuatan kain Sasirangan yang khas ada di Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Kain Songket

Ya, kain yang satu ini tentu sangat populer di seluruh Indonesia, bahkan menjadi kain favorit dalam dunia fashion. Untuk asal pembuatannya sendiri, yakni dari daerah Minangkabau dan Melayu. Sedangkan nama songket sendiri berasal dari istilah sungkit yang artinya mengait.

Sesuai dengan artinya, pembuatan kain songket memang dengan teknik dikaitkan dengan mengambil sejumput kain tenunnya. Karena salah satu ciri khas kain songket menggunakan benang emas atau perak, maka setelah proses tersebut baru dengan menyelipkan benang emasnya.

Untuk motifnya sendiri tentu sangat beragam. Beberapa motif yang paling populer yakni berantai putih, berantai merah, saik kalamai, dan buah palo.

Dari ketiga jenis kain adat khas budaya Indonesia tersebut tentu Anda harus memiliki semuanya, bukan karena untuk melestarikan budaya saja, namun juga bisa mempercantik penampilan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *